Senin, 03 Desember 2012

My Origami

Tahap demi tahap sudah saya lalui dalam mengikuti Duta Dancow Parenting Center, dari mulai pendaftaran, mengikuti training, sharing session dan ini dia sekarang waktunya membuat project.
Awalnya pusing mau membuat project apa karena harus dikaitkan dengan salah satu dari kelima indikator Anak Life Ready, awalnya mau mengajar nari karena saya dulu pernah menjadi penari dan bisa dibilang sudah bisa untuk mengajarkan ilmu tari yang saya miliki, tetapi pihak Dancow hanya memberikan waktu 2 minggu, ini merupakan waktu yang sedikit untuk mengajarkan anak menari apalagi untuk umur 1-5 tahun.
Akhirnya saya putar haluan untuk mengajarkan origami di sebuah PAUD didekat rumah saya.  Mulai saya mengunjungi PAUD dan negosisasi dengan kepala PAUD untuk mengajarkan origami, dan Alhamdulillah diijinkan. 
Sampai rumah saya sibuk mencari ilmu membuat origami untuk anak umur 3-5 tahun, bagi umur segitu membuat origami adalah hal yang sulit. Saya mencari beberapa origami sederhana yang dapat diterapkan nanti saat mengajar.
Mengapa saya memilih origami? karena membuat origami sangat berkaitan dengan pembentukan indikator "kreatif" akan terlihat dalam proses membuat dan hasil akhirnya.
Tibalah saat saya mengajar sikecil yang lucu-lucu ini membuat origami , karena ini merupakan pengalaman pertama mereka.  Awalnya mereka sangat excited sekali saat saya memberikan kertas lipat warna-warni ada yang berteriak "ayo buguru ini kertasnya diapain?" baiklah akhirnya saya memberikan contoh tahap demi tahap. Baru setengah perjalanan ada yang berteriak "ga bisa buguru" dalam hati saya belum juga dicoba sudah bisa bilang ga bisa.
Dari komentar-komentar anak-anak sudah terlihat mana anak yang memiliki kreatifitas mana yang tidak, dan ternyata hanya dengan membuat origami kita sebagai orang tua dapat melihat apakah anak kita termasuk atau tidak dalam subindikator yang ada di kelima indikator Anak Life Ready,
misal dari celotehan "ga bisa buguru" disitu terlihat anak yang mudah menyerah sehingga tidak ada ide untuk meneruskan pekerjaanya, hal tersebut bertentangan dengan sub indikator anak kreatif yang mana anak kreatif harus memiliki kelancaran ide. Ada yang sangat antusias dan bilang "ayo buguru kita bikin yang lain lagi" disini terlihat si anak suka sekali membuat origami , hal tersebut termasuk dalam sub indikator produktif. 
Ternyata hanya dengan membuat origami saja sudah bisa melihat dan bisa menanamkan salah satu indikator Anak Life Ready yaitu Kreatif.
Bahkan jika kita menelusuri lebih dalam ada beberapa sub indikator yang masuk seperti pantang menyerah, mampu bekerjasama, bertanggung jawab, berani, mandiri, dan rasa ingin tahu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar