Kamis, 27 Desember 2012

Origami Kepala Anjing

Tahap - Tahap membuat origami kepala anjing :



Siapkan kertas lipat segi empat



lipat menjadi bentuk segitiga



lipat kembali menjadi segitiga yang lebih kecil



buka lipatan menjadi segitiga yang besar


lipat salah satu ujung segitiga yang kanan ke arah tengah



lakukan hal yang sama untuk sisi yang satunya


putar origami 180 derajat lalu lipat sedikit ujung yang dibawah


beri mata dan hidung agar terlihat seperti anjing




Jadi deh origami kepala anjing... Selamat mencoba :)


Senin, 03 Desember 2012

My Origami

Tahap demi tahap sudah saya lalui dalam mengikuti Duta Dancow Parenting Center, dari mulai pendaftaran, mengikuti training, sharing session dan ini dia sekarang waktunya membuat project.
Awalnya pusing mau membuat project apa karena harus dikaitkan dengan salah satu dari kelima indikator Anak Life Ready, awalnya mau mengajar nari karena saya dulu pernah menjadi penari dan bisa dibilang sudah bisa untuk mengajarkan ilmu tari yang saya miliki, tetapi pihak Dancow hanya memberikan waktu 2 minggu, ini merupakan waktu yang sedikit untuk mengajarkan anak menari apalagi untuk umur 1-5 tahun.
Akhirnya saya putar haluan untuk mengajarkan origami di sebuah PAUD didekat rumah saya.  Mulai saya mengunjungi PAUD dan negosisasi dengan kepala PAUD untuk mengajarkan origami, dan Alhamdulillah diijinkan. 
Sampai rumah saya sibuk mencari ilmu membuat origami untuk anak umur 3-5 tahun, bagi umur segitu membuat origami adalah hal yang sulit. Saya mencari beberapa origami sederhana yang dapat diterapkan nanti saat mengajar.
Mengapa saya memilih origami? karena membuat origami sangat berkaitan dengan pembentukan indikator "kreatif" akan terlihat dalam proses membuat dan hasil akhirnya.
Tibalah saat saya mengajar sikecil yang lucu-lucu ini membuat origami , karena ini merupakan pengalaman pertama mereka.  Awalnya mereka sangat excited sekali saat saya memberikan kertas lipat warna-warni ada yang berteriak "ayo buguru ini kertasnya diapain?" baiklah akhirnya saya memberikan contoh tahap demi tahap. Baru setengah perjalanan ada yang berteriak "ga bisa buguru" dalam hati saya belum juga dicoba sudah bisa bilang ga bisa.
Dari komentar-komentar anak-anak sudah terlihat mana anak yang memiliki kreatifitas mana yang tidak, dan ternyata hanya dengan membuat origami kita sebagai orang tua dapat melihat apakah anak kita termasuk atau tidak dalam subindikator yang ada di kelima indikator Anak Life Ready,
misal dari celotehan "ga bisa buguru" disitu terlihat anak yang mudah menyerah sehingga tidak ada ide untuk meneruskan pekerjaanya, hal tersebut bertentangan dengan sub indikator anak kreatif yang mana anak kreatif harus memiliki kelancaran ide. Ada yang sangat antusias dan bilang "ayo buguru kita bikin yang lain lagi" disini terlihat si anak suka sekali membuat origami , hal tersebut termasuk dalam sub indikator produktif. 
Ternyata hanya dengan membuat origami saja sudah bisa melihat dan bisa menanamkan salah satu indikator Anak Life Ready yaitu Kreatif.
Bahkan jika kita menelusuri lebih dalam ada beberapa sub indikator yang masuk seperti pantang menyerah, mampu bekerjasama, bertanggung jawab, berani, mandiri, dan rasa ingin tahu.

Sabtu, 01 Desember 2012

Sharing Session dengan para Bunda



Setelah mengikuti training kami para bunda diharapkan dapat menyebarkan ilmu dari training yang kami dapatkan selama dua hari kepada komunitas yang bunda miliki, setelah saya berpikir komunitas yang tepat untuk mendapatkan ilmu mengenai Anak Life Ready adalah posyandu dekat rumah saya. 

Akhirnya saya memutuskan untuk menghubungi ibu pengurus posyandu agar bisa membatu saya untuk menyelenggarakan sharing session. Persyaratan peserta yang mengikuti sharing session adalah para bunda yang memiliki putra-putri berumur 1-5 tahun dan bunda harus berumur 25-35 tahun. Sebetulnya tugas yang lumayan rumit karena kita harus memilih para bunda yang tepat, akhirnya saya bisa mengundang 25 bunda pada tanggal 22 November 2012 yang bertempat di Musholla dekat rumah saya.


Tibalah hari dilaksanakan sharing session, rame sekali karena para bunda membawa buah hati mereka yang sangat aktif. Acara dimulai pukul 09.00, saya mulai menjelaskan tahapan demi tahapan dalam mempersiapkan Anak Life Ready, terlihat jelas bahwa para bunda sangat serius untuk menyimak karena selama ini mereka belum pernah mendapatkan ilmu mengenai ini, jika diperhatikan ekspresi para bunda sangat lucu ada yang ngangguk-ngangguk, ada yang ketawa terbahak-bahak dengan guyonan yang saya lontarkan, dan ada yang kritis mengajukan berbagai pertanyaan yang cukup membuat saya khawatir tidak bisa menjawab. 
Setelah semua indikator Anak Life Ready dijelaskan maka saatnya pihak dari Dancow menjelaskan mengenai cara pemilihan susu yang baik, disinilah mulai bermunculan pertanyaan dari mulai cara penyimpanan dan cara penyajian susu, ternyata ada banyak bunda yang masih salah menyimpan dan membuat susu. Bahagia rasanya bisa memberikan ilmu baru untuk para bunda. 
Ini dia yang ditunggu-tunggu para bunda peserta sharing session, apalagi kalau bukan goodie bag hehehehhe, goodie bag berisi tas dan tempat susu dari Dancow menjadi oleh-oleh para bunda.
Hari yang melelahkan tapi saya bahagia karena bisa bertemu dengan para bunda yang hebat. 


"Mencerdaskan seorang Ibu sama maknanya dengan mencerdaskan sebuah generasi"


Terimakasih para Bunda :)







 

Jumat, 30 November 2012

Anak Life Ready

Mba Astried salah satu pembicara
Berawal dari obrolan dengan teman kantor saya dahulu akhirnya saya mengikuti acara Duta Dancow Parenting Center, setelah mendengarkan cerita teman dan googling mencari informasi mengenai acara tersebut akhirnya saya mengikuti Duta Dancow Parenting Center gelombang kedua untuk wilayah Jakarta.
Setelah mengikuti  pendaftaran saya mendapat informasi bahwa harus mengikuti training pembekalan yang diselenggarakan di Titan Centre Bintaro pada tanggal 3 dan 4 November 2012. Saya sangat bersemangat karena menurut cerita teman saya acaranya bagus sekali untuk pembekalan dalam mendidik anak.
Acara dimulai pukul 09.00 WIB dan awalnya kita dikenalkan konsep anak life ready yang memiliki lima indikator yaitu sehat, percaya diri, mudah bergaul, kreatif dan berjiwa pemimpin, setiap indikator ada gayanya masing-masing , jadi kita bisa selalu ingat lima indikator tersebut. Dalam waktu 2 hari kelima indikator tersebut dibahas dan dikupas tuntas. 
Saya sebagai ibu muda sangat terbantu dengan kegiatan ini karena ibarat gelas yang tadinya kosong bisa sampai penuh terisi dengan ilmu yang sangat bermanfaat untuk mendidik anak saya kelak. 
kita bahas satu-satu ya mengenai lima indikator tersebut :
1. sehat
ini merupakan modal utama anak life ready , sebagi ibu kita harus bisa memenuhi nutrisi yang tepat bagi anak dengan menerapkan gizi seimbang yang bisa didapatkan dari sumber zat tenaga yaitu karbohidrat, sumber zat pembangun yaitu seperti sumber protein hewani dan nabati, serta sumber zat pengatur yang bisa didapat dari sayuran dan buah-buahan.
Kita juga harus menerapkan konsep 3J yaitu seimbang dalam Jenis , seimbang dalam Jumlah dan seimbang dalam Jadwal , disini yang dimaksud adalah dalam memberikan makan kepada anak harus memenuhi 3 sumber yaitu tenaga, pembangun, dan pengatur tidak lupa memberikan dengan porsi yang tepat dan jadwal yang bagus.
2. percaya diri
untuk memunculkan kepercayaan diri anak kita sebagai orang tua harus bisa memeberikan stimulasi agar terbentuk menjadi anak yang percaya diri dengan cara membrikan kasih sayang secara verbal maupun fisik, menghindari label negatif seperti pemalas,bodoh, cengeng. Sebagai orang tua juga bisa bermain bersama dengan anak, orang tua harus ada saat anak menggalami masa sulit, dan juga memberikan penghargaan terhadap usaha anak walaupun hasilnya yang dicapai belum memuaskan, dan yang terpenting adalah sebagai orang tua harus menjadi contoh yang baik bagi anak.Selalu memberikan kesempatan dan mendedengarkan anak saat ia mengekspresikan diri seperti marah, tak lupa juga harus mengontrol setiap perkembangan anak.  
ada 4 sub indikator anak percaya diri yaitu : menghargai diri sendiri . berani, mandiri dan pantang menyerah.
3. mudah bergaul
membuat anak mudah bergaul bukanlah tugas yang mudah, dengan mengajak anak bermain ke teman atau saudara merupakan salah satu stimulasinya, libatkan anak untuk ikut dalam kegiatan berkelompok, dan bantu anak agar peka terhadapa emosi dan memahami emosi yang dirasakan orang lain.
ada 5 subindikator anak mudah bergaul yaitu : terampil berkomunikasi, mampu mengatur emosi, empati, menghargai orang lain, mudah beradaptasi.
4. kreatif
anak kreatif adalah anak yang memiliki kemampuan untuk mengahasilkan atau menciptakan suatu produk atau aktifitas baru.
Stimulasi agar anak kreatif ajaklah anak berjalan - jalan diluar ruangan , kenalkan nama tanaman,binatang, warna, bentuk yang dilihat di sekitar. Libatkan anak dalam membantu pekerjaan rumah tangga yang sederhana, sediakan ruangan untuk bermain anak, temani dan dampingi anak selama bermain dan berikan pujian ketika anak berhasil membuat kreasinya sendiri.
ada 5 subindikator anak kreatif yaitu : orisinil, kelancaran ide, rasa ingin tahu, imaginatif, produktif.
5. berjiwa pemimpin
setiap orangtua pasti menginginkan anaknya memiliki jiwa pemimpin, hal tersebut bisa terbentuk dengan memberikan stimulasi seperti mengajarkan nilai-nilai yang baik seperti tanggung jawab, kejujuran. membantu orang lain, sopan santun dan tata krama, selain itu juga memberikan kesempatan pada ank untuk berperan serta ketika ia ingin membantu dan tidak terlalu sering melarang anak.
Sesekali beri kesempatan anak untuk gagal, bantu anak untuk mencari cara lain untuk berhasil dan tidak putus asa, sesekali beri kesempatan anak berkumpul dengan teman sebaya serta asah keterampilan komunikasi anak dengan membacarkan buku cerita, mendongeng dan bernyanyi bersama. Membimbing anak dan memberikan contoh agar terampil berkomunikasi untuk memperoleh yang diinginkan dan meminta bantuan.
subindikator anak berjiwa pemimpin yaitu : inisiatif, mampu bekerjasama, bertanggungjawab, mampu memecahkan masalah, mampu berkomunikasi persuasif.
Kita sebagai orang tua yang baik harus mampu menjadi orang tua yang ready untuk menciptakan anak life ready.
Pada acara pembekalan ini bunda-bunda juga diajak untuk bermain games agar tidak bosan dan bisa seru-seruan dengan bunda lainnya, tak lupa pihak dari Dancow menyediakan hadiah untuk bunda-bunda yang dapat menjawab pertanyaan dari mereka. 
Jerih payah saya mengikuti training ini memang membuahkan hasil, meninggalkan sikecil selama 2hari karena ini adalah kali pertama meninggalkan sikecil dari pagi hingga sore hari.  Hasil yang saya capai adalah saya mendapatkan ilmu yang sangat luar biasa dalam mendidik anak, dan bunda-bunda yang ikutan acara ini dapat sertifikat.. horeeee

Bahagia rasanya bisa memiliki kesempatan ini karena untuk menjadi orang tua tidak ada sekolahnya,

Terimakasih Dancow Parenting Center 


*lihat foto lengkap di link ini :
http://www.facebook.com/DancowParentingCenter/photos_stream?ref=ts#!/media/set/?set=a.10151101383661003.431538.62057006002&type=3