Kamis, 10 Maret 2011

Love You Ayah.. ^ ^


Alhamdulillah..

sejak dahulu ras selalu berdoa kepada Alloh untuk mendapatkan suami yang seperti alm Papa. Papa ras adalah laki laki yang luar biasa untuk ras, beliau selalu memperhatikan keluarganya. Saat aku masih kecil terlihat jelas kasih sayang Papa ke Mama yang sungguh luar biasa. Papa selalu membantu Mama dalam hal apapun, seharian beliau bekerja mendidik murid - murid disekolah, dan sore harinya mengajar les. Bagi beliau tidak ada kata lelah..Yang membuat ras salut adalah Papa tidak pernah ragu untuk membantu Mama didapur, memasak, mencuci, menyapu bahkan mengurusi ras dari mulai memandikan hingga mendadani pun Papa lakukan. Ras selalu ingat kata kata Papa "jadi orang itu harus bisa apa saja, tidak usah melihat kita laki - laki ataupun perempuan".
Disaat Mama sakit pun Papa menggantikan peran Mama, pagi-pagi beliau bangun pagi menyiapkan sarapan, dan mengurusi ras persiapan untuk berangkat sekolah. Pokoknya "Papaku Luar Biasa" sejak itu ras selalu menginginkan suami yang seperti Papa. Alhamdulillah suami ras sangat sama dengan Papa. Panggilan sayang ras ke suami ras adalah Ayah. Buat ras , Ayah tidak jauh berbeda dengan Papa. Sejak menikah Ayah tidak pernah menuntut ras untuk meladeni bak lelaki pada umumn
ya, apabila ras sedang malas menyiapkan baju Ayahpun tidak pernah sedikitpun protes kadang Ayah malah menyuruh ras untuk tidak perlu menyiapkan baju untuk nya. Makan pun Ayah tidak pernah yang menuntut ras untuk masak yang ada Ayah yang masakin makanan untuk ras.
Saat ras terbukti positif hamil , kasih sayang Ayah luar biasa.. yang biasanya kita berangkat kantor naik motor akhirnya Ayah memutuskan naik mobil demi kenyamanan ras padahal ras sangat tahu Ayah sangat tidak suka sekali naik mobil di Jakarta, Ayah pernah bilang "Jakarta ga cocok kalo naik mobil , semua jadi lama" tapi untuk ras Ayah tidak pernah mengeluh karena cape menyetir ditengah kemacetan, sepegel apapun kaki Ayah tidak pernah sedikitpun Ayah meminta ras memijitnya, buat Ayah semua terserah ras mau mijitin silahkan ga mijitin juga gpp..
Sejak hamil semakin sedikit pekerjaan yang bisa ras kerjakan, bahkan ras hanya bisa bekerja dikantor, pekerjaan rumah semua Ayah yang mengerjakan. Apabila waktu makan tiba Ayah selalu minta ras untuk bisa makan, apabila ras tidak cocok dengan menunya Ayah selalu menawarkan menu apa yang ras inginkan walaupun pada akhirnya ras cuma makan sedikit tapi buat Ayah itu lebih baik yang penting istrinya makan. Selesai makan, Ayah selalu mencuci piring-piring kotor itu, dan member
eskan meja. Bagaikan putri ras dimata Ayah.

Saat malam tiba, ditengah malam ras suka terbangun karena ingin ke kamar mandi, dengan sabar Ayah menemani istrinya yang manja ini kekamar mandi, walaupun jatah tidur berkurang. Tak hanya itu saja, sejak hamil perut ras sering merasa kosong sehingga terkadang tengah malam ras ingin makan, ketika ras bangunkan Ayah, dia selalu berkata "Bunda mau makan apa?" Ayah selalu memberi makanan yang ras inginkan. Dan hal ini sering terjadi pada jam 2 pagi jam 1 pagi.

Ayah selalu memanjakan ras dalam hal apapun, ingat saat ras tidak bisa makan apapun, muka sedih terpancar di muka Ayah. Ketika ras terlalu cape karena pegel di punggung Ayah bilang "Ayah bisa bantu apa Bund
a?"
Ayah selalu berkata "Mending Ayah aja yang sakit, Ayah aja yang cape tapi Bunda jangan" saat ras sakit, saat ras cape Ayah selalu sedih. Sering Ayah bilang "Bunda ga usa kerja aja yah, biar Ayah aja yang kerja, Bunda di rumah aja Ayah gamau Bunda cape" dan dengan tegas ras bilang "Tidak" karena buat ras perempuan itu harus bekerja. Sampai sekarang pun Ayah masih sering meminta ras untuk tidak bekerja tapi ras masih kuat dengan prinsip ras. Dan Ayahpun hanya bisa menunggu ras luluh.

Buatku Ayah luar biasa, karena Ayah selalu ada disaat ras butuhkan, Ayah selalu tahu apa yang ras inginkan, Ayah selalu jadi guru disaat ras tidak tahu sama sekali tentang ilmu yang baru.

Terima kasih Ya Rabb.. Engkau mengabulkan semua doa - doaku..

Love u Ayah..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar