Selasa, 29 Maret 2011

Honeymoonku ^ ^


Semua berawal dari impian ras, hanya impian yang entah kapan akan terwujud.. ingin sekali setelah menikah honeymoon di mekkah, sekalian ibadah maksudnya.. Alhamdulillah, impian itu terwujud walaupun konteksnya bukan honeymoon tetapi tak apalah toh juga ini rejeki yang luar biasa untuk ras bisa umroh bersama suami.

Bulan Desember berencana untuk umroh sekalian bermunajat agar sege
ra diberi momongan, tetapi travel agent yang kita pilih tidak bisa memberangkatkan. Bulan Januari ras mendapat kepercayaan bahwa ras hamil, antara bingung dan bimbang, disatu sisi ingin berangkat umroh disatu sisi ras hamil. Akhirnya konsultasi dokter dan dokter berkata "Tidak masalah berangkat asalkan diatas 12 minggu, karena sudah aman untuk naik pesawat dan Ibu tidak boleh vaksin meningitis ya?" ras dan suamipun tambah bingung otomatis keberangkatan harus mundur dan tanpa vaksin. Jelas - jelas vaksin adalah salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk bisa umroh.
Konsultasilah kita ke travel agent dan alhamdulillah keberangkatan bisa bulan Maret dan tanpa vaksin.. Horayyyyy ^ ^
tapi suami ras selalu bilang "Inget ya disana jangan maksain pokoknya harus inget ada kakak di perut, Insya Alloh karena niatnya ibad
ah nanti dipermudah"
Alhamdulillah.. ras diijinkan berangkat oleh Alloh, perjalanan 9 jam ra
s tempuh menggunakan saudi arabia airlines.. saat take off ras deg degan soalnya takut yang diperut ada masalah tetapi alhamdulillah, nyeri pun tidak serasa tidak ada apa apa.
Sampailah di Bandara King Abdul Aziz, perjalanan dimulai mengambil miqat di Jeddah, lalu ke Mekkah dengan bus, bacaan talbiyah dikumandangkan dan menggetarkan hati.. nangis dan sedih rasanya karena ini adalah salah satu impian alm papa ras untuk bisa ke rumah Alloh.
Sesampainya di Mekkah, check in di Hilton lalu dilanjutkan thawaf dan sai, dari hotel Masjidil Haram sudah terlihat dan Subhanallah tanpa terasa airmata menetes.. selangkah demi selangkah kaki pun m
emasuki Masjidil Haram dan ketika melihat Ka'bah tak kuasa hati ini bergetar dan makin menjadi tangisanku, Subhanallah dekat sekali ras dengan Alloh..Putaran demi putaran ras slalu, lelahpun sirna.. Lanjut melakukan sa'i , perjalanan dari bukit safa ke marwah tidak pendek dan dilakukan selama 7 kali, ras jadi teringat ternyata begini ya rasanya Siti Hajar mencari air untuk anak tercintanya Nabi Ismail, luar biasa padahal sekarang kondisinya tidak panas (dingin euy) coba dulu kaya apa, ras saja beberapa kali meminum air zam zam dan mulai berjalan perlahan, Alhamdulillah suami mensupport dan sabar mendampingi, Ayah bilang "santai aja bunda.. yang penting selesai.. pelan - pelan.. Ayah temenin kok" hehehehe jadi love u deh yah :P
Sa'i selesai dan tahalul.. leganyaa.. umroh perta
ma pun selesai.. Terimakasih Ya Rabb..
Subuhan dan balik ke hotel untuk breakfast.. hehehehhe saatnya tidur sampai sholat dzuhur.. mantabsss.. :D

Sholat lima waktu ras lakukan di Masjidil Har
am, entah mengapa setiap doa-doa ras seperti muncul dari dalam hati yang paling dalam dan banyaknya penyesalan mengapa tidak dari dulu datang kesini..
Setelah isya, istirahat dan bersiap untuk melakukan sholat malam, pukul 1 dinihari ras dan suami kembali ke masjid, mengerjakan sho
lat malam dan berusaha mencium hajar aswad, tetapi belum berhasil T_T karena desakan orang-orang membuat suami ras khawatir jadi ras memutuskan untuk mundur.. karena perut ras terkena sikut orang-orang yang memburu hajar aswad..
Tapi alhamdulilah ras bisa memegang pintu kabah dan sholat didepan hijir ismail.. tak hanya itu saja ras bisa mencium ka'bah.. Subhan
alloh.. airmata ini tak henti hentinya mengalir.. tak henti hentinya permohonan taubat ras ucapkan..

Hari berikutnya dilanjutkan city tour di Mekkah, ke gua hiro, jabal sur, jabal rahma, terowongan mina, dan mengambil miqat di Jaronnah, untuk melakukan umroh kedua. Untuk kali ini
ras tidak ikut dikarenakan kesehatan dan hanya suami ras yang umroh lagi.
Hari berganti hari kulalui beribadah di Mekkah, perjalanan pun dilanjutkan ke madinah.. sedih rasanya setelah melakukan umroh wada.. ingin rasanya kembali lagi, lagi, lagi dan lagi..

Madinah, disinilah ras beribadah di masjid nabawi tempat dimana rasul dimakamkan.. kunjungan pertama ke raudah.. ini adalah tempat yang mustajab untuk berdoa. Tetapi perjuangan untuk
masuk ke raudah tidak mudah, karena kita harus menunggu dan berdesak desakan dengan jamaah lain. Sholatpun dipenuhi dengan derai airmata.. tapi alhamdulillah ras bisa sholat di raudah dan kandungan ras sehat.. amien amien yra.. :)

Selain ibadah tak lupa untuk melihat lihat dagangan yang dijajakan, dari mulai kaus kaki tebal, kerudung dan tentu saja kurma. tapi karena fisik ras pun hanya melihat saja rasanya badan ini tak kuasa untuk segera mencium kasur.

Setelah memperhatikan untuk beberapa barang yang dijual harga antara di Mekkah dan Madinah murahan di Mekkah hanya saja macamnya banyak di Madinah.

Apabila ingin beli emas lebih baik di Mekkah karena lebih murah, pengalaman ras di Mekkah harga 1 gram = 160 real sedangkan di Madinah 1 gram = 170 real.. dan kualitas emas disini tidak perlu diragukan lagi apabila di jual di Cikini pasti terjual dengan harga tinggi, jadi kalau mau invest belilah emas disini :P

Untuk uang rupiah disana bisa digunakan di Kebun Kurma dan beberapa toko tetapi mereka menukarnya dengan 1 real = 2.500, lebih baik uang rupiahnya ditukar saja dengan real di money changer karena di money changer 1 real = 2.300 lumayan kan :D

Di Madinah, ras berkeliling ke Kebun Kurma, Masjid Quba, Masjid Qiblatain, Masjid Terapung, Laut Merah dan beberapa tempat lagi hehehehe lupa (*kebanyakan tidur di bis)

Tips Selama Umroh :
1. Selalu bawa air terutama air zam zam dingin (biar ga dehidrasi)
2. Sediakan kantong plastik untuk tempat sandal saat sholat di masjid
3. Selalu gunakan lipbalm dan cream agar kulit tidak kering

4. Sediakan banyak pakaian karena tidak sempat mencuci
5. Bawalah baju hangat karena cuaca disana apabila malam cukup dingin
6. Belilah oleh-oleh secukupnya, karena apabila terlalu banyak pas pulang repot
7. Didampingi oleh orang yang sudah pernah haji & umroh maka akan bertambah ilmu dan cerita (untung suami ras sudah haji dan umroh).

Tunggu cerita ras berikutnya ^ ^



Kamis, 10 Maret 2011

Love You Ayah.. ^ ^


Alhamdulillah..

sejak dahulu ras selalu berdoa kepada Alloh untuk mendapatkan suami yang seperti alm Papa. Papa ras adalah laki laki yang luar biasa untuk ras, beliau selalu memperhatikan keluarganya. Saat aku masih kecil terlihat jelas kasih sayang Papa ke Mama yang sungguh luar biasa. Papa selalu membantu Mama dalam hal apapun, seharian beliau bekerja mendidik murid - murid disekolah, dan sore harinya mengajar les. Bagi beliau tidak ada kata lelah..Yang membuat ras salut adalah Papa tidak pernah ragu untuk membantu Mama didapur, memasak, mencuci, menyapu bahkan mengurusi ras dari mulai memandikan hingga mendadani pun Papa lakukan. Ras selalu ingat kata kata Papa "jadi orang itu harus bisa apa saja, tidak usah melihat kita laki - laki ataupun perempuan".
Disaat Mama sakit pun Papa menggantikan peran Mama, pagi-pagi beliau bangun pagi menyiapkan sarapan, dan mengurusi ras persiapan untuk berangkat sekolah. Pokoknya "Papaku Luar Biasa" sejak itu ras selalu menginginkan suami yang seperti Papa. Alhamdulillah suami ras sangat sama dengan Papa. Panggilan sayang ras ke suami ras adalah Ayah. Buat ras , Ayah tidak jauh berbeda dengan Papa. Sejak menikah Ayah tidak pernah menuntut ras untuk meladeni bak lelaki pada umumn
ya, apabila ras sedang malas menyiapkan baju Ayahpun tidak pernah sedikitpun protes kadang Ayah malah menyuruh ras untuk tidak perlu menyiapkan baju untuk nya. Makan pun Ayah tidak pernah yang menuntut ras untuk masak yang ada Ayah yang masakin makanan untuk ras.
Saat ras terbukti positif hamil , kasih sayang Ayah luar biasa.. yang biasanya kita berangkat kantor naik motor akhirnya Ayah memutuskan naik mobil demi kenyamanan ras padahal ras sangat tahu Ayah sangat tidak suka sekali naik mobil di Jakarta, Ayah pernah bilang "Jakarta ga cocok kalo naik mobil , semua jadi lama" tapi untuk ras Ayah tidak pernah mengeluh karena cape menyetir ditengah kemacetan, sepegel apapun kaki Ayah tidak pernah sedikitpun Ayah meminta ras memijitnya, buat Ayah semua terserah ras mau mijitin silahkan ga mijitin juga gpp..
Sejak hamil semakin sedikit pekerjaan yang bisa ras kerjakan, bahkan ras hanya bisa bekerja dikantor, pekerjaan rumah semua Ayah yang mengerjakan. Apabila waktu makan tiba Ayah selalu minta ras untuk bisa makan, apabila ras tidak cocok dengan menunya Ayah selalu menawarkan menu apa yang ras inginkan walaupun pada akhirnya ras cuma makan sedikit tapi buat Ayah itu lebih baik yang penting istrinya makan. Selesai makan, Ayah selalu mencuci piring-piring kotor itu, dan member
eskan meja. Bagaikan putri ras dimata Ayah.

Saat malam tiba, ditengah malam ras suka terbangun karena ingin ke kamar mandi, dengan sabar Ayah menemani istrinya yang manja ini kekamar mandi, walaupun jatah tidur berkurang. Tak hanya itu saja, sejak hamil perut ras sering merasa kosong sehingga terkadang tengah malam ras ingin makan, ketika ras bangunkan Ayah, dia selalu berkata "Bunda mau makan apa?" Ayah selalu memberi makanan yang ras inginkan. Dan hal ini sering terjadi pada jam 2 pagi jam 1 pagi.

Ayah selalu memanjakan ras dalam hal apapun, ingat saat ras tidak bisa makan apapun, muka sedih terpancar di muka Ayah. Ketika ras terlalu cape karena pegel di punggung Ayah bilang "Ayah bisa bantu apa Bund
a?"
Ayah selalu berkata "Mending Ayah aja yang sakit, Ayah aja yang cape tapi Bunda jangan" saat ras sakit, saat ras cape Ayah selalu sedih. Sering Ayah bilang "Bunda ga usa kerja aja yah, biar Ayah aja yang kerja, Bunda di rumah aja Ayah gamau Bunda cape" dan dengan tegas ras bilang "Tidak" karena buat ras perempuan itu harus bekerja. Sampai sekarang pun Ayah masih sering meminta ras untuk tidak bekerja tapi ras masih kuat dengan prinsip ras. Dan Ayahpun hanya bisa menunggu ras luluh.

Buatku Ayah luar biasa, karena Ayah selalu ada disaat ras butuhkan, Ayah selalu tahu apa yang ras inginkan, Ayah selalu jadi guru disaat ras tidak tahu sama sekali tentang ilmu yang baru.

Terima kasih Ya Rabb.. Engkau mengabulkan semua doa - doaku..

Love u Ayah..